Kamis, 03 April 2014

work sampling



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam persaingan bebas seperti sekarang ini, warung nasi goreng dituntut untuk terus meningkatkan produktivitasnya. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi. Untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi yang baik, diperlukan suatu rancangan sistem kerja yang tepat, dimana dalam sistem kerja tersebut produktivitas dan performansi kerja dapat dicapai melalui pengembangan work design, pengaturan kondisi kerja, dan pendayagunaan secara maksimal dari sumber daya yang ada.
Produktivitas tenaga kerja dapat diketahui dengan melakukan pengukuran kerja baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengukuran secara tidak langsung dapat dilakukan dengan MTM (Measurement Time Methode) seperti pada praktikum-pratikum yang telah kita lakukan sebelumnya. Sedangkan pengukuran secara langsung dapat dilakukan dengan stopwatch time study dan work sampling. Pengukuran kerja dengan work sampling merupakan suatu teknik untuk mengadakan sejumlah pengamatan terhadap aktivitas dari mesin, proses dan kerja.
Work sampling sebagai usaha memaksimasi sumber daya, merupakan suatu upaya yang dilakukan dalam melakukan pengumpulan informasi yang dapat berjalan secara efektif dan efisien. Efektif karena prosesnya relatif cepat dan mudah untuk dilakukan dan efisien karena informasi yang dikehendaki bisa didapatkan dalam waktu yang singkat dengan biaya yang relatif murah. Kemudian dengan informasi yang diperoleh tersebut bisa digunakan untuk menghitung waktu standar dari operasi kerja.
selanjutnya download disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar