Kamis, 03 April 2014

time study



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1   Time studi dan Prinsip-Prinsip Ekonomi Gerakan.
Time study adalah pengumpulan data berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Data-data yang diperoleh dari lapangan diisikan pada lembaran-lembaran yang digunakan dalam kertas time study. Time study meliputi:
1.    Timing : Ini menunjukkan berapa lama pekerjaan itu di lakukan.
2.    Rating : menunjukkan berapa lama pekerjaan itu di lakukan.
3.    Standar time : Ini dicari dengan mempertimbangkan waktu relaksasi  dan waktu kontingensi.
Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan Dengan Tubuh Manusia dan Gerakan-gerakannya
Pada prinsip-prinsip ekonomi gerakan, faktor manusia dalam pekerjaannya sangat penting untuk dipelajari, karena yang diinginkan oleh prinsip-prinsip tersebut antara lain adalah kenyamanan dalam bekerja, tetapi dalam produktivitas yang tinggi, hal ini dapat dicapai dengan mempelajari kemampuan dan keterbatasan-keterbatasan manusia dalam bekerja (Sutalaksana, 1979 : hal 89). Prinsip-prinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan tubuh manusia dan gerakan-gerakannya adalah sebagai berikut : (Sutalaksana, 1979 : hal 108)
1.    Kedua tangan sebaiknya memulai dan mengakhiri pada saat yang sama.
2.    Kedua tangan sebaiknya tidak menganggur pada saat yang sama kecuali pada waktu istirahat.
3.    Gerakan kedua tangan akan lebih mudah jika satu terhadap lainnya simetris dan berlawanan arah.
4.    Gerakan tangan atau badan sebaiknya dihemat. Yaitu hanya menggerakkan tangan atau bagian badan yang diperlukan saja untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.
5.    Sebaiknya para pekerja dapat memanfaatkan momentum untuk membantu pekerjaannya, pemanfaatan ini timbul karena berkurangnya kerja otot dalam pekerja.
6.    Gerakan yang patah-patah, banyak perubahan arah akan memperlambat pekerjaan tersebut.
7.    Gerakan balistik akan lebih cepat, menyenangkan dan lebih teliti daripada gerakan yang dikendalikan.
8.    Pekerjaan sebaiknya dirancang semudah-mudahnya dan jika memungkinkan irama kerja kerja harus mengikuti irama yang alamiah bagi pekerja.
9.    Usahakan sedikit mungkin gerakan mata. Gerakan mata kadang-kadang tidak dapat dihindarkan dari pekerjaan terutama bila pekerjaannya harus menghadapi jenis pekerjaan tersebut.
lengkapnya download disini

work sampling



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam persaingan bebas seperti sekarang ini, warung nasi goreng dituntut untuk terus meningkatkan produktivitasnya. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi. Untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi yang baik, diperlukan suatu rancangan sistem kerja yang tepat, dimana dalam sistem kerja tersebut produktivitas dan performansi kerja dapat dicapai melalui pengembangan work design, pengaturan kondisi kerja, dan pendayagunaan secara maksimal dari sumber daya yang ada.
Produktivitas tenaga kerja dapat diketahui dengan melakukan pengukuran kerja baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengukuran secara tidak langsung dapat dilakukan dengan MTM (Measurement Time Methode) seperti pada praktikum-pratikum yang telah kita lakukan sebelumnya. Sedangkan pengukuran secara langsung dapat dilakukan dengan stopwatch time study dan work sampling. Pengukuran kerja dengan work sampling merupakan suatu teknik untuk mengadakan sejumlah pengamatan terhadap aktivitas dari mesin, proses dan kerja.
Work sampling sebagai usaha memaksimasi sumber daya, merupakan suatu upaya yang dilakukan dalam melakukan pengumpulan informasi yang dapat berjalan secara efektif dan efisien. Efektif karena prosesnya relatif cepat dan mudah untuk dilakukan dan efisien karena informasi yang dikehendaki bisa didapatkan dalam waktu yang singkat dengan biaya yang relatif murah. Kemudian dengan informasi yang diperoleh tersebut bisa digunakan untuk menghitung waktu standar dari operasi kerja.
selanjutnya download disini

learning curve



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Learning Curve
Metode Learning Curve adalah suatu metode pendekatan untuk belajar algoritma dalam suatu data. Pendekatan didasarkan pada pengamatan yang computational. Permasalahan yang terdapat pada teori ini adalah operasi apabila terdapat seseorang karyawan yang berulang-ulang mengerjakan pekerjaan yang sama. Ketelitian suatu data dalam learning curve dapat mempengaruhi peningkatan sebagai fungsi. Learning curve didasarkan pada dua observasi yaitu :
1.    Peningkatan ongkos pada suatu model merupakan fungsi ukuran pelatihan data.
2.    Performance/accuracy suatu model mempengaruhi peningkatan yang sebagai Fungsi ukuran data kurva dalam learning curve menggambarkan capaian dari fungsi ukuran.
 lengkapnya download disini