Selasa, 16 Desember 2014

SIMULASI



Simulasi merupakan suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya (state of affairs). Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu. Dalam  simulasi digunakan komputer untuk mempelajari sistem secara numerik, dimana dilakukan pengumpulan data untuk melakukan estimasi statistik untuk mendapatkan karakteristik asli dari sistem. Simulasi merupakan alat yang tepat untuk digunakan terutama jika diharuskan untuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar terbaik dari komponen-komponen sistem. Hal ini dikarenakan sangat mahal dan memerlukan waktu yang lama jika eksperimen dicoba secara riil. Dengan melakukan studi simulasi maka dalam waktu singkat dapat  ditentukan keputusan yang tepat serta dengan biaya yang tidak terlalu besar  karena semuanya cukup dilakukan dengan komputer.
Konsep awal dari simulasi adalah untuk meniru situasi dunia nyata secara matematis, kemudian mempelajari sifat dan karakter operasionalnya, dan akhirnya membuat kesimpulan dan keputusan berdasarkan hasil dari simulasi yang telah dibuat sebelumnya. Dengan cara ini system di dunia nyata tidak disentuh/ dirubah sampai keuntungan dan kerugian dari apa yang menjadi kebijakan utama suatu keputusan di uji cobakan dalam system model.
Dalam praktikum Simulasi Sistem Industri modul 1 ini, Sebagai Mahasiswa Teknik Industri dituntuk menjadi seorang konsultan yang diharapkan mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada di lantai produksi sedangkan yang menjadi client adalah PT. MURAH MERIAH MUTAH-MUTAH (PT.4M) dimana di dalam PT tersebut terdapat beberapa studi kasus yang memuat berbagai permasalahan juga yang harus segera diselesaikan. Untuk menyelesaikan beberapa permasalahan tersebut, cara mensimulasikannya yaitu dengan menggunakan software Arena.

LEBIH LENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI SERVER 1 SERVER 2 SERVER 3

PERAMALAN



1.1  Latar Belakang
      Peramalan merupakan suatu aktivitas untuk menentukan jadwal produksi untuk masa yang akan datang. Peramalan sendiri memprediksi jumlah permintaan pasar yang akan digunakan untuk menentukan target/ tujuan nilai yang dicapai perusahaan. Berdasarkan karakteristik data yang digunakan secara garis besar metode peramlan dikelompokkan menjadi dua, yaitu metode peramalan kualitatif dan metode peramalan kuantitatif.
      Metode peramalan kualitatif digunakan untuk memprediksi permintaan pasar jika data yang ada tidak memadai. Metode ini mengkombinasikan informasi dengan pengalaman, penilaian dan instuisi untuk menghasilkan pola-pola dan hubungan yang mungkin dapat diterapkan untuk memprediksi apa yang terjadi dimasa yang akan datang. Metode ini meliputi: Executive Consensus, Sales Force Estimate, Market Research, Historical Analogy, Delphi Method, Sales and Operation Planning, dan Collaborative Planning, Forecasting And Replenishment (CPFR).
      Namun dalam modul 2 praktikum Sistem Produksi ini menggunakan metode kuantitaif untuk mengetahui permintaan pasar atau peramalan. Sedangkan metode kuantitatif sendiri meliputi: Naïve forecast, Simple moving average, weight moving average, single exponential smoothing, exponential smoothing with trend adjustment, Linear regression with time dan Seasonal adjustment.

1.2  Tujuan
I.1.  Tujuan Umum
Secara umum, dari praktikum ini praktikan diharapkan:
1.  Memahami  dan  mampu  menggunakan  kriteria  pemilihan  metode
peramalan permintaan pasar;
2.  Memahami dan mampu menggunakan metode-metode peramalan untuk
memprediksi permintaan pasar;
3.  Memahami  dan  mampu  mengevaluasi  performansi  metode  peramalan
permintaan pasar;
4.  Mampu menginterpretasikan hasil peramalan permintaan pasar. 
LEBIH LENGKAP DOWNLOAD DISINI SERVER 1 SERVER 2

OPC



2.2   Operation Process Chart (OPC)
2.3.1 Pengertian Operation Process Chart (OPC)
Peta proses operasi menggambarkan langkah-langkah operasi dan pemeriksaan yang dialami bahan dalam urutan-urutannya sejak awal sampai menjadi produk utuh maupun sebagai bahan setengah jadi. Jadi dapat dikatakan peta proses operasi merupakan peta yang menggambarkan kegiatan kerja secara sistematis dan memuat informasi yang diperlukan untuk analisis lebih lanjut, seperti waktu yang dihabiskan, material yang digunakan, dan mesin yang dipakai.
Informasi-informasi yang dicatat melalui peta proses operasi ini memiliki banyak kegunaan. Kegunaan tersebut antara lain dapat mengetahui kebutuhan mesin dan penganggarannya, memperkirakan kebutuhan material, membantu menentukan tata letak pabrik, serta untuk pelatihan kerja.(Pradhana, 2012)
2.2.2      Tujuan Pembuatan Operation Process Chart (OPC)
Peta proses operasi memiliki beberapa manfaatyang berkaitan dengan produksi dari suatu produk. Manfaat dari peta proses operasi diantaranya adalah untuk mengetahui kebutuhan mesin dan penganggarannya, untuk memperkirakan kebutuhan akan bahan baku, sebagai alat untuk menentukan tata letak pabrik, sebagai alat untuk melakukan perbaikan cara kerja yang sedang digunakan saat ini, serta sebagai alat untuk melakukan pelatihan kerja.(Sutalaksana, 2006) dalam (Gunadarma, 2010)
LEBIH LENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI SERVER 1 SERVER 2

BILL OF MATERIAL



2.1   Bill of Material (BOM)
2.2.1 PengertianBill of Material
Bill of Material (BOM) merupakan daftar dari semua material, parts, dan sub-assemblies, serta kuantitas dari masing-masing yang dibutuhkan untuk dicampur, dirakit atau untuk memproduksi satu unit produk. Dalam struktur BOM juga ditunjukkan cara komponen-komponen itu dicampur atau dirakit menjadi suatu produk selama proses produksi. Struktur produk typical menunjukkan bahan baku yang dikonversi ke dalam komponen-komponen, kemudian komponen-komponen itu digabung untuk membentuk sub-assemblies, sub-assemblies saling bergabung membentuk assemblies, dan seterusnya sampai membentuk produk akhir. Dengan demikian BOM juga dapat digunakan sebagai standar susunan komponen produk untuk digunakan lebih lanjut.(Mandore, 2011)
2.2.2  Manfaat Bill of Material
Bill of Mateial adalah salah satu dokumen yang paling sering digunakan dalam perusahaan manufaktur. Beberapa kegunaannya adalah sebagai berikut:.(www.library.binus.ac.id)
1.   BOM menspesifikasi komponen-komponen yang dibutuhkan untuk membuat produk
2.   BOM menyediakan metode untuk pengendalian teknik perubahan
3.   Menentukan apakah komponen harus dibeli atau dibuat untuk memenuhi jadwal produksi
4.   BOM menyediakan daftar bagian-bagian yang dibutuhkan untuk membuat atau merakit sebuah produk
LEBIH LENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI SERVER 1 SERVER 2