BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kemampuan perusahaan untuk menciptakan proses
produksi yang efektif dan efisien akan mempengaruhi volume produksi, mengurangi
biaya produksi, dan akhirnya dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Proses
produksi yang efektif adalah proses produksi yang mampu mengeliminir kegiatan
menunggu (delay). Proses produksi
yang efisien adalah proses produksi yang mampu meminimalisasi jarak pemindahan
bahan (material handling) di dalam
aliran prosesenya.
Material
Handling adalah salah satu jenis transportasi (pengangkutan)
yang dilakukan dalam perusahaan industri, yang artinya memindahkan bahan baku,
barang setengah jadi atau barang jadi dari tempat asal ketempat tujuan yang
telah ditetapkan. Pemindahan material dalam hal ini adalah bagaimana cara yang
terbaik untuk memindahkan material dari satu tempat proses produksi ketempat
proses produksi yang lain (Apple, 1990).
Adanya tata letak pabrikasi ini maka pemborosan yang
terjadi dalam proses pemindahan material bisa ditekan. Dengan cara menghitung
ongkos material handling (OMH), yang dimana merupakan suatu ongkos yang timbul
akibat adanya aktivitas material dari satu mesin ke mesin lain atau dari satu
departemen ke departemen lain yang besarnya ditentukan sampai pada suatu
tertentu.
Dalam praktikum
perancangan tata letak fasilitas ini, praktikan
diharapkan dapat menghitung ongkos pemindahan barang, menentukan jenis
alat angkut yang akan dipergunakan dalam proses pemindahan material antar
departemen serta membuat rancangan alternatif tata letak awal pabrik.
1.2 Perumusan Masalah
Rumusan masalah pada modul 4 ini yaitu :
1.
Bagaimana praktikan dapat menghitung
ongkos pemindahan material ?
2.
Bagaimana praktikan dapat merancang tata
letak awal pabrik ?
3.
Bagaimana praktikan dapat menentukan
jenis alat angkut yang akan dipergunakan dalam proses pemindahan material antar
departemen ?
1.3 Tujuan
Tujuan praktikum pada modul 4 ini yaitu
:
1.
Mengetahui jenis
alat angkut yang akan dipergunakan dalam proses pemindahan material antar
departemen
2.
Mengetahui jumlah ongkos
pemindahan material
3.
Mengetahui rancangan
tata letak awal pabrik